“BILA DITOLAK DAN DILUKAI”

“BILA DITOLAK DAN DILUKAI”

Pdt. Karyanto Gunawan

 

Abraham Maslow mengatakan, setiap manusia memiliki lima (tingkat) kebutuhan dasar, yaitu:

  • Kebutuhan Fisiologis (kebutuhan paling dasar).
  • Kebutuhan akan rasa aman.
  • Kebutuhan akan cinta/kasih sayang.
  • Kebutuhan akan harga diri/penghargaan.
  • Kebutuhan aktualisasi diri (kebutuhan paling tinggi).

 

Jika disederhanakan, maka setiap manusia punya tiga kebutuhan dasar di area psikologis -nya:

  1. Dikasihi – Bila seseorang tidak dikasihi maka ia akan merasa ditolak.
  2. Merasa berharga – Bila seseorang tidak dihargai maka ia akan merasa ditolak.
  3. Merasa berkemampuan – Bila seseorang kemampuan/skill -nya dianggap tidak mumpuni atau memenuhi standart tuntutan masyarakat, maka ia akan merasa ditolak.

Setiap orang, dalam satu, dua atau bahkan lebih peristiwa pasti pernah mengalami ditolak. Saat seseorang ditolak adalah wajar jika ia menjadi sedih, kecewa, marah, bahkan terluka. Merasa ditolak adalah sesuatu yang terjadi di area “perasaan ”, sehingga seringkali menjadi “tidaklogis”. Orang yang logis ketika ditolak akan cenderung tidak merasa terluka. Reaksi yang umum ketika ditolak adalah marah, benci. Ini sesuatu yang berseberangan dengan “kasih”.

 

Berikut ini adalah sebuah puisi yang terdapat dalam buku Children Learn What They Live: Parenting to Inspire Values , yang ditulis oleh Dorothy Law Nolte.

Anakanak Belajar dari Kehidupannya

Jika anak dibesarkan dengan kritikan, ia belajar menghakimi

Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar bertengkar

Jika anak dibesarkan dengan ketakutan, ia belajar kuatir

Jika anak dibesarkan dengan hinaan, ia belajar menyesali diri.

Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri.

Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri.

Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai.

Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, ia belajar keadilan.

Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan.

Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi dirinya.

Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupa n.

 

Alkitab memberikan banyak contoh pengalaman ditolak disakiti dan bagaimana mereka dapat menang mengatasinya: Ayub, Yusuf, Tuhan Yesus. Mereka mengalami penderitaan karena ditolak dan disakiti oleh orang -orang dekat, orang-orang yang mereka kasihi. Tapi justru dalam penderitaan nya mereka mengalami kehadiran dan karya Tuhan yang nyata. Mereka menang, diberkati dan menjadi berkat. Ingatlah tiga hal penting yang dikatakan oleh Firman Allah:

  • Allah mengasihi kita (Yohanes 3:16)
  • Kita berharga di mata Tuhan (1 Pe ru s 1:18)
  • Allah turut bekerja dalam segala situasi kondisi (Roma 8:28)

 

Dan pada akhirnya kita selalu mengingat dan melakukan Firman Tuhan ini:

“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang

adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut

kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” — Filipi 4:8

 

5,628 total views, 91 views today