Membuka Mata

Membuka Mata

2018-06-04

Baca: Yohanes 14:23-31

14:23Jawab Yesus: ‘Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. 14:24Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.
14:25Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; 14:26tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. 14:27Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. 14:28Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku. 14:29Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi. 14:30Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikit pun atas diri-Ku. 14:31Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku, bangunlah, marilah kita pergi dari sini.’

Teks Alkitab Terjemahan Baru Indonesia © LAI 1974

Bacaan Alkitab Setahun: 2 Tawarikh 21–22 ; Yohanes 14

Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu. —Yohanes 14:26

Saat pertama kalinya mengunjungi Gereja Chora yang sangat megah di Istanbul, saya dapat memahami beberapa cerita Alkitab yang tergambar dalam lukisan dinding dan mosaik zaman Bizantium yang terdapat pada langit-langit gereja itu. Namun, ada banyak detail yang terlewatkan oleh saya. Dalam kunjungan kedua, saya didampingi oleh seorang pemandu. Ia pun menunjukkan semua detail yang saya lewatkan sebelumnya, sehingga saya mendapatkan gambaran yang utuh! Misalnya, gambaran pada lorong pertama dari gereja itu melukiskan kehidupan Yesus sebagaimana yang dicatat dalam Injil Lukas.

Adakalanya ketika membaca Alkitab, kita bisa memahami kisah-kisah dasarnya, tetapi bagaimana kaitan antara satu bagian dan yang lainnya? Bagaimana dengan detail-detail Kitab Suci yang saling terjalin hingga menjadi satu kisah yang sempurna? Memang tersedia buku-buku tafsiran Alkitab dan bahan pendalaman Alkitab, tetapi kita juga membutuhkan pemandu, yaitu pribadi yang akan membuka mata kita dan menolong kita melihat keajaiban-keajaiban dari firman Allah yang tertulis. Pemandu itu adalah Roh Kudus dan Dialah yang akan mengajarkan kepada kita “segala sesuatu” (Yoh. 14:26). Paulus menulis bahwa Roh Kudus “menjelaskan hal-hal mengenai Allah . . . menurut ajaran Roh Allah” (1Kor. 2:13).

Betapa indahnya ketika Sang Penulis Alkitab itu sendiri menunjukkan kepada kita segala keajaiban dari firman-Nya! Allah tidak hanya memberi kita firman-Nya yang tertulis dan pewahyuan-Nya, tetapi Dia juga menolong kita memahami dan belajar darinya. Bersama pemazmur, marilah berdoa, “Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu” (Mzm. 119:18). — Keila Ochoa

Allah terkasih, saat aku membaca firman-Mu, singkapkanlah mataku supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari pewahyuan-Mu.

Kita membutuhkan Allah untuk dapat memahami Kitab Suci.

Wawasan:

Sewaktu kecil, pernahkah Anda menggambar dengan menghubungkan titik-titik yang tersedia?

Ketika Yesus berbicara kepada para murid-Nya dalam Yohanes 14:23-31 tentang Roh Kudus yang akan diutus untuk mengajarkan segala sesuatu yang mereka perlukan, para murid belum punya gambaran yang jelas. Apa yang Yesus bicarakan tentang kasih, ketaatan, dan Roh Kudus yang akan menolong mereka melihat gambar utuhnya, masih sekadar kata-kata yang belum mereka pahami.

Bayangkan seperti apa rasanya menjadi salah seorang murid yang mendengarkan Yesus berbicara di malam Paskah itu. Semua perkataan-Nya seperti sebuah misteri, ada banyak titik yang belum saling terhubung. Lalu datanglah Roh Kudus yang mulai menyingkapkan kebenaran itu bagi mereka.

Renungkanlah bagaimana Roh Kudus berkarya dalam hidup Anda saat ini. Melalui setiap firman yang Anda baca, Dia menghubungkan titik-titik dalam hidup Anda menjadi sebuah gambar yang jelas untuk Anda mengerti.

178 total views, 1 views today