ARTIKEL Khotbah

使徒行传 2:38-39
圣灵不断充满
“你们各人要悔改….就必领受所赐的圣灵。” – 徒 2:38
有些基督徒教导说,除了圣灵的内驻之外,还有第二次圣灵的祝
福。另一些基督徒坚持认为,还有第三次祝福,是将圣洁浇灌给信徒。其
实,圣灵的祝福很多,我们几乎数不清,也说不清。
圣经教导说,当我们各人接受基督进入我们的生命时,我们都会
受圣灵的洗。我们会在接下来的余生中不断地支取圣灵的祝福。
这可能意味着神赐给我们能力,让我们向别人见证基督。也可能
意味着有方言恩赐的超凡体验。这可能意味着罗马书第 6 章所说的,我们
意识到自己旧有的生命已经与基督同钉在十字架上,我们在祂里面得着了
新生命。例如,在与某项罪较力后,我看到一个棺材的异象,棺材盖打开
时,我就躺在里面,死了。我需要记住,我那有罪的老我已经死了。现
在,当我遇到试探时,我承认我已经与基督同钉十字架,祂正在我里面活
着(见加 2:20)。
还有比这些更多的祝福。有人得着分辨力,开始认识到撒旦在世
上的作为。有人受圣灵的教导,写出一本激励千万人灵命成长的书。
然而,我们需要小心,避免对不同侧面的灵性表达产生分裂和错
误的想法。那不是从圣灵来的,只是人的误导性教导。
祷告
神的灵啊,请不断地充满我们,帮助我们把荣耀和尊贵单单归给你。奉耶
稣的名,阿们。
Acts 2:38-39
THE SPIRIT CONTINUOUSLY FILLS US
“Repent and be baptized, every one of you. . . . And you will receive the gift of
the Holy Spirit.” – Acts 2:38
Some Christians teach that there is a second blessing of the Holy Spirit
beyond the indwelling of the Spirit. Other Christians insist that there is a third blessing
that instills holiness in the believer. Well, the blessings of the Spirit are actually so
many that we can barely count or keep track of them.
The Bible teaches that all of us are baptized in the Spirit when we receive
Christ into our lives. Then we spend all the rest of our lives appropriating the blessings
of the Spirit.
This can mean a gift of power from God to witness to others about Christ. It
can mean a charismatic experience with the gift of tongues. It can mean a Romans 6
experience where we realize that our old life has been crucified with Christ and we
have been raised to new life in him. For example, after struggling with a particular sin, I
had a vision of a coffin, and when the lid opened, I was inside, dead. I needed to
remember that my old, sinful self is dead. Now, when I am tempted, I confess that I
have been crucified with Christ, who now lives in me (see Galatians 2:20).
There are many more blessings too. Someone receives discernment and
begins to recognize the work of Satan in the world. Someone is taught by the Spirit and
writes a book that stimulates thousands of people to spiritual growth.
We need to be careful, however, to avoid divisive and false ideas about
different levels of spirituality. That is not from the Holy Spirit but only misleading
human teaching.
Prayer
Spirit of God, please fill us continuously and help us to give glory and honor to you
alone. In Jesus’ name, Amen.

Apakah Paskah Itu? Asal-Usul Paskah

Paskah, atau juga disebut hari Minggu Kebangkitan, adalah sebuah hari libur yang merayakan kebangkitan Tuhan Yesus yang terjadi tiga hari setelah Dia disalibkan. Waktu pastinya jatuh pada hari Minggu pertama setelah bulan purnama pertama sesudah hari ekuinoks musim semi setiap tahun. Dalam rangka memperingati kebangkitan Yesus dan untuk mengenangkan keselamatan dan harapan yang Yesus bawa bagi umat manusia, setiap tahun dari Maret sampai April, umat Kristen di seluruh dunia menggelar perayaan-perayaan pada hari Paskah. Jadi, sementara kita umat Kristen memperingati kebangkitan Yesus, tahukah kita mengapa Dia kembali dari kematian dan menampakkan diri kepada manusia walau Dia sudah menyelesaikan pekerjaan penebusan-Nya? Dan, apakah makna di balik kebangkitan dan penampakan-Nya kepada manusia?

Makna dari Kebangkitan dan Penampakan Tuhan Yesus kepada Manusia

Firman Tuhan mengatakan: “Hal pertama yang dilakukan oleh Tuhan Yesus setelah kebangkitan-Nya adalah mengizinkan setiap orang untuk melihat-Nya, menegaskan bahwa Dia ada, dan menegaskan fakta tentang kebangkitan-Nya. Selain itu, tindakan ini memulihkan hubungan-Nya dengan orang-orang kembali seperti ketika Dia bekerja dalam daging, ketika Dia adalah Kristus yang dapat mereka lihat dan sentuh. Salah satu hasil dari tindakan ini adalah orang-orang tidak lagi ragu sedikit pun bahwa Tuhan Yesus telah bangkit dari kematian setelah disalibkan, dan mereka juga tidak memiliki keraguan terhadap pekerjaan Tuhan Yesus untuk menebus umat manusia. Dan hasil lainnya adalah fakta bahwa melalui penampakan Tuhan Yesus kepada orang-orang setelah kebangkitan-Nya dan dengan membiarkan orang melihat dan menyentuh-Nya, Dia dengan tegas mengokohkan umat manusia pada Zaman Kasih Karunia, memastikan bahwa, sejak saat itu dan seterusnya, manusia tidak akan kembali ke zaman sebelumnya, yaitu Zaman Hukum Taurat, atas dasar dugaan mereka bahwa Tuhan Yesus telah ‘menghilang’ atau bahwa Dia telah ‘pergi tanpa sepatah kata pun.’ Dengan demikian, Dia memastikan bahwa mereka harus terus bergerak maju, mengikuti pengajaran Tuhan Yesus dan pekerjaan yang telah Dia lakukan. Dengan demikian, fase baru dalam pekerjaan di Zaman Kasih Karunia secara resmi dibuka, dan sejak saat itu, orang-orang yang telah hidup di bawah hukum Taurat secara resmi keluar dari hukum Taurat dan masuk ke dalam era yang baru, permulaan yang baru. Inilah berbagai segi makna penampakan Tuhan Yesus di hadapan umat manusia setelah kebangkitan”.  

“Setelah Tuhan Yesus bangkit, Dia menampakkan diri kepada orang-orang yang Dia anggap perlu, berbicara kepada mereka, dan mengajukan tuntutan kepada mereka, menyampaikan maksud, dan harapan-Nya terhadap manusia. Dengan kata lain, sebagai Tuhan yang berinkarnasi, perhatian-Nya bagi manusia dan tuntutan-Nya terhadap mereka tidak pernah berubah; semua ini tetap sama baik ketika Dia dalam daging maupun ketika Dia dalam tubuh spiritual-Nya setelah disalibkan dan bangkit. Dia memedulikan murid-murid-Nya ini sebelum Dia disalibkan, dan di dalam hati-Nya, Dia mengerti dengan jelas tentang keadaan masing-masing orang dan Dia memahami kekurangan masing-masing orang, dan tentu saja pemahaman-Nya akan setiap orang ini tetaplah sama setelah Dia mati, bangkit, dan menjadi tubuh spiritual sebagaimana ketika Dia masih berada di dalam daging. Dia tahu bahwa orang-orang belum sepenuhnya yakin akan identitas-Nya sebagai Kristus, tetapi selama waktu diri-Nya di dalam daging, Dia tidak memberi tuntutan yang keras terhadap orang-orang. Namun, setelah dibangkitkan, Dia menampakkan diri di hadapan mereka, dan Dia membuat mereka sepenuhnya yakin bahwa Tuhan Yesus telah datang dari Tuhan, bahwa Dia adalah Tuhan yang berinkarnasi, dan Dia menggunakan fakta penampakan-Nya dan kebangkitan-Nya sebagai visi dan motivasi terbesar bagi umat manusia untuk dikejar seumur hidup mereka. Kebangkitan-Nya dari kematian tidak hanya menguatkan semua orang yang mengikuti-Nya, tetapi juga sepenuhnya mengimplementasikan pekerjaan-Nya pada Zaman Kasih Karunia di antara umat manusia, dan dengan demikian Injil keselamatan Tuhan Yesus pada Zaman Kasih Karunia secara bertahap menyebar ke seluruh penjuru umat manusia. Akankah engkau mengatakan bahwa penampakan Tuhan Yesus setelah kebangkitan-Nya memiliki makna yang penting? … Penampakan-Nya memungkinkan orang untuk sekali lagi mengalami dan merasakan kepedulian dan pemeliharaan Tuhan, sembari membuktikan dengan sangat jelas bahwa Tuhan adalah Pribadi yang memulai zaman, yang mengembangkan zaman, dan yang juga mengakhiri zaman. Melalui penampakan-Nya, Dia menguatkan iman semua orang, dan membuktikan kepada dunia sebuah fakta bahwa Dia adalah Tuhan itu sendiri. Ini memberikan penegasan yang kekal bagi para pengikut-Nya, dan melalui penampakan-Nya Dia juga meluncurkan sebuah fase dari pekerjaan-Nya di zaman yang baru”.